A TEXT POST

siapa yang bisa memadamkan kebakaran?

Sebelumnya, mungkin akan aneh sangat aneh bagi teman2 yang mikir klo knapa gw harus pake perumpamaan kebakaran di rumah terus2an.. bukan berarti gw suka kebakaran atau rumah gw pernah kebakaran.. tapi “kebakaran” melambangkan masalah  yang bisa menghancurkan sesuatu. bisa rumah, bisa juga hidup seseorang..

nah~

kalau misalkan rumah anda kebakaran, kepada siapa anda meminta saran tentang bagaimana cara memadamkan rumah?

jawaban dari masalah ini tidak cuman 1. tentu saja banyak yang benar, tapi apakah itu yang paling baik?

Misalkan, tanyalah kepada kluarga yang rumahnya tidak pernah kebakaran, aman damai sentosa. Bukti kalau mereka bisa menjaga rumahnya adalah kebakaran itu tidak mengganggu kehidupannya. Mereka mungkin bisa memberikan tips bagaimana untuk tidak sampai terjadi kebakaran. Tapi yakinkah anda kalau mereka bisa bisa memberikan langkah cara memadamkan kebakaran di rumah? 
Mereka yang tidak pernah menghadapi masalah di dalam hidupnya belum tentu bisa mengatasi masalah ketika bencana itu datang di waktu yang tidak terduga.

Misalkan, tanyalah kepada keluarga yang rumahnya pernah kebakaran. Tentu saja mereka telah menghadapi masalah itu di depan mata, dan mereka pun telah kena sakit dan susahnya penderitaan itu. Mereka bisa menceritakan apa yang terjadi ketika rumahnya kebakaran. Tapi apakah mereka bisa menceritakan bagaimana langkah2 yang tepat untuk memadamkan api yang membakar rumahnya saat mereka sedang histeris, dan menyerahkan semuanya kepada pemadam kebakaran?
Mereka yang pernah terlibat dalam masalah atau mungkin sedang terlibat dalam masalah, belum tentu bisa mengatasi masalah itu ketika bencana datang kedua kalinya..

Misalkan, tanyalah kepada orang yang sedang belajar untuk menjadi pemadam kebakaran yang belum pernah terjun ke lapangan. Mereka memliki semua teori di dalam otak yang telah tersusun rapi. Tapi sebenarnya apakah teori2 tersebut berlaku untuk semua medan? Tentu saja ada tindakan yang harus diambil di saat2 darurat. Dan pengalaman itu hanya bisa didapat ketika mereka telah terjun langsung dan memadamkan api dengan tangannya sendiri, bukan yang tertulis di dalam buku tulis, ataupun yang diajarkan guru, atau bahkan yang dipikirkan sendiri yang belum tentu benar atau tidak.

Maka dari itu, kalau kamu bertanya kepada gw, kepada siapa gw harus bertanya bagaimana cara memadamkan api, jawaban yang akan saya berikan adalah 

bertanya langsung kepada pemadam kebakaran.

Jawaban yang terlihat bodoh, atau mungkin tentu saja ga perlu di tanya lagi, sudah pasti pemadam kebakaran. Alasannya sangat simpel. Mereka telah memadamkan api. Diantara semua orang yang telah gw tulis di atas; orang yang rumahnya belum pernah kebakaran, atau orang yang rumahnya sudah kebakar, atau orang yang belajar menjadi pemadam kebakaran, berapa orang dari mereka yang telah berhasil memadamkan api?

Begitulah bagaimana kita seharusnya berpikir jernih menyikapi masalah2 dalam hidup kita dan meminta bantuan.. bukan berarti orang yang dekat dengan kita itu adalah orang yang paling benar untuk dimintain saran. ada baiknya kalau kita tidak usah terlalu mendengarkan mereka, dan hanya berfokus kepada yang benar supaya kita tidak menjadi bimbang dan ragu akan hal yang benar.

A TEXT POST

Seandainya istri mu membakar rumah

Ini sebuah pertanyaan dari seorang temen gw. awalnya sepele, lama2 makin ga jelas.. tapi setelah gw merenung beberapa lama, arti dari pertanyaan ini bukan cuman sekedar nguji kesabaran ngelayanin orang nggak jelas, atau ngejayus. Ada arti yang besar di dalam pertanyaan ini.

Seandainya istri atau anak lw nggak sengaja nge-bakar rumah lw.. lw bakal marah sama mereka nggak?

Awalnya gw bilang..
“ya iya lah~ siapa sih yang ga bakal marah?. tapi kan harus di cari tahu dulu kenapa bisa gitu.. kalau misalnya udah dibilangin tapi masih ceroboh yah harus di bilangin dong..”

Dan ternyata itu bukanlah jawaban yang baik.

Well„ setiap orang pasti mempunyai jawaban yang menurut mereka lebih baik dari pada jawaban orang lain. Tapi, jawaban temen gw ini bener2 menyentuh..

Lw nggak perlu marah sama mereka, kalau perlu ga boleh marah. Emang lw bakal sedih dan kesel dalam hati kalau itu memang terjadi.. 
Tapi pernah nggak kalau lw pikir, kalau istri lw itu pasti sudah hancur hatinya.. lebih sakit daripada hati lw sendiri.. Nah, kalau lw marahin dia seberapa kecilnya salah dia, itu hanya membuat beban yang berat jauh di hatinya, bukan meringankan bebannya.
Seharusnya, lw bukannya marahin dia, tapi lw tenangin.. udah„ udah.. yang penting istri dan keluarga kita selamat, itu yang penting, baru kita bangun kembali rumah kita :)

Hal yang mau gw share ke kita semua itu tentang “belajar berdiri di sudut pandang orang yang kita tuntut”. kalau misalnya kita yang di gituin, apa yang kita rasakan, apa yang kita harus perbuat..  
gw nggak tahu bahasa budi pekerti nya yang mana yang simpati, mana yang empati.. tapi intinya seperti itu.  

Untuk menjadi seorang pemimpin yang hebat, mau pemimpin keluarga, mau pemimpin organisasi, boss perusahaan, dll.. belajar berdiri di sudut pandang orang yang berhadapan dengan kita adalah hal yang penting. 
sehebat-hebatnya kita, seluas-luasnya pengalaman kita, sedalam-dalamnya ilmu kita.. kalau kita tidak sedikit pun memikirkan tentang perasaan orang lain yang berhadapan dengan kita, maka kita tidak akan sekalipun bisa menjadi pemimpin dari orang itu. kita tidak lebih dari seorang penuntut jaksa di pengadilan yang menjatuhan hukuman keras supaya orang jera dan kalau perlu sengsara.

Yang lebih penting dari cerita ini, selain menjadi pemimpin yang baik; adalah bagaimana kita bisa mempelakukan orang yang kita cintai, yang kita sayang, yang sehidup-semati dengan kita. ketika menghadapi masalah, apakah kita akan ada di sisi mereka walaupun mereka se-bersalahnya mereka.. Ujian yang namanya Cinta itu di uji di saat ini. yang namanya pasangan bukankah saling mendukung satu sama lain, tidak hanya di sisi ekonomi dan finansial, tapi juga lahir dan batin? 

di dunia ini pasti banyak orang yang memiliki jawaban berbeda, termasuk gw pada awalnya. tidak ada jawaban yang benar atau salah. ini hanya masalah pola pikir dan itu yang menuntun kita dalam bertingkah laku.

I feel lucky, that I have this chance to know a better answer than what I thought before. Thanks :) <3

kazao_no_story

A TEXT POST

Refleksi Tiada Jawaban

Mengapa di dunia ini ada kejahatan? Mengapa di dunia ini ada orang jahat? Mengapa ada orang yang berbuat jahat? Mengapa ada orang yang dijahati?

Apa mungkin mereka dibesarkan di lingkungan yang penuh dengan kebencian dan tidak mengenal manusia? Tapi apakah mereka pasti adalah orang jahat dan dijahati?

Terkadang gw nggak habis pikir kenapa orang tega berbuat jahat. Gw ngomong gini terkesan sangat munafik karena gw pun mungkin berbuat jahat. Tapi banyak tindakan manusia yang sudah kelewat batas sebuah kejahatan.

Mengapa orang tidak saling menghargai satu sama lain? Menolong satu sama lain? Mengasihi dan mengampuni satu sama lain? Dunia yang seperti itu bukankah indah?

Gw sejak kecil di besarkan dari keluarga yang mengenal Tuhan dan sering diajari tentang mengampuni satu sama lain, tapi kenyataannya orang yang setiap hari berdoa pun bisa berbuat jahat. Teorinya tidak segampang yang diharapkan.

Apa yang membuat orang berbuat jahat? Apa yang membuat mereka harus menghancurkan orang lain? Apa yang menjadi alasan orang dijahati orang lain?

Perasaan tidak ingin kalah, perasaan malu, benci, iri hati, murka, dll. Adakah satu dari antara itu yang membuat kita berlaku jahat? Sebagai manusia, kita wajar memiliki perasaan itu karena itu yang membedakan kita dengan binatang dan tumbuhan, dan makhluk hidup lainnya.

Apakah benar kita berbuat jahat terhadap orang lain? Apa yang membuat orang lain berpikir kita berbuat jahat terhadap mereka?

Manusia yang bertekad menolong sesamanya pun mungkin bisa dianggap orang lain berbuat jahat. Orang yang mau mengampuni orang lain dikira sok suci, yang dermawan dikira sok kaya, dan sok pintar, dan sok sok lainnya.

Ketika maksud dan tekad dari apa yang kita ingin lakukan untuk orang lain tidak tersampaikan atau salah tersampaikan, orang mungkin berpikir dari kebalikan dari tekad asli kita.

Apakah selama ini itu yang membuat kita dikira berbuat jahat terhadap orang lain? Atau sebaliknya kita merasa orang jahat terhadap kita karena kita tidak menangkap maksud dari perilaku orang lain?

Apakah kita kurang mengenal orang yang menjahati kita, atau yang kita ‘jahati’? Atau kita tidak tahu kondisi mereka saat tindakan ‘jahat’ itu berlangsung.

Misalnya bos berbuat jahat terhadap karyawannya, atau suami berbuat jahat terhadap istrinya, atau tetangga satu sama lain berbuat jahat.

Hal yang bisa gw simpulkan adalah ini hanya masalah pola pikir manusia yang memiliki banyak warna. Hidup bersosialisasi berarti kita akan bertemu dengan banyak jenis manusia dan jutaan pola pikir dan cara pandang yang berbeda. Ketika mereka tidak bisa mengenal satu sama lain, maka mungkin dianggap jahat atau dijahati.


Sebenarnya manusia itu baik.
That is what I believe.


kazao_no_story

A TEXT POST

menangis melepas stress..

di dalam masyarakat, kita harus menjadi orang yang kuat.. pribadi yang dapat di andalkan dan tidak mudah menyerah. banyak tantangan yang mau tidak mau harus kita kerjakan. pekerjaan tanpa akhir terus menghantui kita semua. belum lagi tuntutan dari diri sendiri dan orang lain yang semakin tinggi membuat kita harus memutar otak kita lebih sering dari biasanya.

di saat seperti itulah, pernah kah kita mencapai puncaknya di mana, udah nggak ada orang lain lagi yang bisa di minta tolong; nggak ada yang bisa mengerti untuk di ajak ngomong, atau bahkan nggak ada orang lain yang mau memperdulikan apa yang terjadi dengan kita, atau sebaliknya malah membuat kita semakin down..

kepala yang sudah tertekan, mau di paksa bagaimana pun juga, tidak akan pernah bekerja. pikiran di dalam kepala dan hati kita yang terus menghantui kita itu nggak akan pernah hilang, sampai masalahnya itu selesai.. tetapi, dengan kondisi kita yang lemah seperti ini, mustahil kalau misalnya kita terus memaksakan diri untuk bekerja.

banyak buku2 yang di jual di toko buku, atau yang ada di perpustakaan, menuliskan tentang bagaimana menjadi orang yang lebih hebat, atau bagaimana cara melepas stress, atau bagaimana cara membangkitkan mood kita.. tentu saja, semua orang yang menulis buku2 itu„ telah melewati fase yang sama, makanya mereka bisa menulis dari pengalaman mereka sendiri.. sama seperti apa yang gw lakukan sekarang.. tapi tidak menjamin dengan membaca buku2 itu, 100% mood kita akan kembali seperti semula.. dari halaman 1 sampai akhir„ semua di halaman itu menuliskan 1001 jurus membangkitkan gairah hidup, yang entah cocok dengan kita pribadi atau tidak.. 

sedikit cerita pribadi gw.. menjelang ujian minggu depan ini, perkembangan belajar gw nggak sedikitpun naik. rasanya sedih melihat diri sendiri selalu kalah dari orang lain, dan bisa dibilang cukup terbelakang. memang, salah gw sendiri mematok target cukup tinggi, tapi itu kan memang bukan hal yang patut dilarang. sampai akhirnya, stress menumpuk dan meledak.. seberapa kerasnya otak membaca soal, tidak ada satu katapun yang melekat di kepala..

kemudian, menangis.. bisa dibilang salah satu solusinya. ketika manusia menangis, semua rasa berat dan beban di kepala kita, keluar dengan sendirinya. 

tapi tidak smua orang mau menangis.. tentu saja„ menangis akan membuat manusia terlihat lemah dan tidak berdaya. tapi apakah menangis itu salah? 

intinya, jangan takut untuk mengekspresikan diri kita yang lemah.. disaat kita mau menangis karena stress yang tak tertahankan„ menangislah sekuat2nya sampai mata mengering, atau suara habis.. karena dari situlah smua beban kita akan lepas.

A TEXT POST

membaca pikiran orang lewat tulisan?

hmm.. pernah kita belajar dulu di skolah, jam pelajaran bahasa, bagaimana membaca pikiran si penulis lewat karangan yang ditulis. well„ sensei gw pun bilang klo belajar bahasa itu bukan science atau ilmu pasti. kamu harus pake hati untuk bisa memahami essai yang orang tulis.. baru kamu bisa menjawab soal.. (detik2 menjelang ujian EJU bahasa jepang.. LOL)
jujur, gw pribadi nggak bisa terima apapun jawaban yang orang lain berikan.. (alibi nilai bahasa gw jelek aja..) tapi emang bener!! gw pun merasakan hal yang sama.. orang itu ga bakal bisa baca perasaan gw 100% lewat tulisan. 

well, kita bisa bilang: tuh orang lagi marah! atau lagi happy! atau rese tuh orang, bahasanya kasar! lewat tulisannya itu.. emang sih„ hampir semua itu bisa dibilang bener.. tapi apakah kita pernah berpikir diluar konteks umum..

let’s say, gw ngetik begini:
hahahahahhaahahahha!!

yakin 100% pas gw ngetik itu gw dalam kondisi senyum dan tertawa bahagia? wrong.. gw dalam kondisi serius ngetik blog ini dan sama sekali tidak tersenyum.

apalagi jaman sekarang banyak orang yang suka pake emoticons.. :)
penggunaan emoticons menurut gw lebih berbahaya lagi dalam menipu perasaan hati. hmm… beda orang sih beda kasus„ tapi sekali-sekali pikir diluar konteks ga ada salahnya kok.

Well.. satu pengalaman dari temen gw ketika mau kasih tahu rahasia.. i mean, perasaan dia.. dan dia bilang, nggak etis kalau gw kasih tahunya ngetik.. even webcam itu rasanya nggak pantes..

Yah, intinya sih.. kalau ada masalah, atau mau mengungkapkan perasaan apalah itu„ better directly talk to them! jangan lewat tulisan.. :D 

A TEXT POST

menghancurkan hidup manusia lain?!

Terkadang kita melihat banyak sinetron2 “khas indonesia bangett”, apalagi jaman gw kecil.. bah!! adegannya semua yang jahat2.. ibu tiri sama anaknya lah„ mantan pacar sama siapa lah.. pokoknya kejam2 deh…
yang gw pelajari dari situ adalah: salah satu sisi gelap manusia adalah memiliki satu saat di mana mereka mau menghancurkan hidup orang lain yang tidak mereka suka.

Gw pernah nonton drama jepang, judulnya BOSS Season 2, eps berapa gw lupa.. ada satu scene yang menunjukkan di mana hidup manusia itu hancur ketika apa yang menjadi tujuan hidupnya, atau pemasung hidupnya telah hilang dari muka bumi.. Teman dan Kerabat, mungkin Pacar atau Keluarga, kemudian Uang dan Jabatan; dan tentunya Harga Diri, Kepercayaan orang lain, dan masih banyak lagi tujuan hidup yang pada dasarnya dimiliki oleh semua manusia dan tentunya berbeda setiap orangnya.

Ketika manusia kehilangan nilai-nilai yang berharga di dalam hidupnya, maka mereka mungkin ada masanya berpikir kalau hidup mereka telah cacat.  

Zaman skarang, cara2 yang dipake orang2 buat ngancurin hidup orang ada banyak. Inti dari semua cara2 busuk itu cuman satu. Merampas nilai-nilai yang berharga dalam hidup oranglain seperti yang gw tulis di atas.
Orang membunuh orang lain, menipu demi uang, mempermalukan orang lain dan lain sebagainya. Kesannya jahat sekali, tapi kenyataannya pada kehidupan ini, tindakan2 itu secara tidak sadar mungkin kita lakukan setiap hari. :O 

Kemudian, barusan gw berpikir sekali lagi… emang bisa manusia menghancurkan manusia lain walaupun dengan segenap emosi dan tenaga?!
Manusia sebenarnya tidak punya power buat menghancurkan hidup orang lain, betapapun kuatnya mereka atau betapapun lemahnya orang lain. Sehebat2nya orang mau beraksi pun, itu hanya sebatas ”ikut campur” dalam kehidupan orang lain secara berlebihan..

Kalau nggak bisa„ kenapa ada aja manusia yang pada kenyaataannya merasa diri mereka hancur karena orang lain? Menurut gw jawabannya cuman satu:

Orang lain tidak memiliki hak untuk menghancurkan hidup orang lain. Karena yang menentukan hancur tidaknya hidup manusia itu adalah mereka sendiri.

Sebusuk2nya orang mau menghancurkan orang hebat, kalau orang hebat ini tidak layak untuk hancur entah akibar dari ulahnya sendiri, maka dia tidak akan hancur. Ketika dia jatuh, masih banyak orang yang mau membantu mereka karena buah yang orang hebat ini tanam karena perbuatannya.

Gw punya temen punya temen jauh… ceritanya yang gw denger ada satu orang yang berusaha menghancurkan nama baik orang lain lewat gossip2 yang tidak jelas.. yang menyedihkan dari kasus ini; orang yang ingin dia hancurkan sebenarnya telah meninggal beberapa hari yang lalu, dan dia mungkin mau merusak nama baiknya. Menggunakan layanan internet, dia membombardir orang lain dengan kabar burung tidak jelas. Tapi apakah orang lain dengan mudah percaya akan gossip2 itu? sebaliknya itu akan menjadi senjata makan tuan bagi dirinya sendiri, bukan?

Sebaliknya, orang yang pada dasarnya busuk, cepat akan lambat akan hancur karena ulahnya sendiri. Ketika mereka jatuh, mereka tidak punya pertolongan dari orang lain. Kemudian orang lain yang mungkin sekedar memperingatkan untuk berubah, malah membuat kesan kalau mereka yang menghancurkan hidup orang busuk ini, padahal sebenarnya tidak.

Nah, kesimpulannya pikir sekali lagi, apakah kita mau menghancurkan diri kita sendiri dengan tingkah laku kita sendiri? Akan menjadi hal yang sangat bodoh dan lucu apabila itu benar2 terjadi.

A TEXT POST

belajar arti “Senior” dari tunas ubi

Ini foto di apartment gw„ foto ubi yang gw “tanam”.. sbenarnya sih di tinggalin karena udah agak busuk, terus bertunas sendiri.. :D walaupun ga mau di makan, akhirnya di biarin sampai jadi setinggi ini..

Kali ini yang mau gw share itu tentang SENIORITAS. Sebuah ‘paham’ yang berarti senior lebih hebat dari junior, sehingga junior harus tunduk pada senior..

Perhatikan tunas ubi gw deh,. apa yang menarik.. (dibilang menarik sih nggak juga sih.. hahaha..) Bagian tunas yang pertama kali keluar dan menjadi batang utamanya; dan cabang dari batang itu.. mana yang lebih panjang? anehnya Cabang nya itu lebih panjang dari Batang utamanya.. 

Tunas2 ini kalau bisa diibaratkan seperti manusia„ yang keluar duluan dan menjadi batangnya adalah Senior„ sedangkan yang belakangan dan menjadi cabangnya adalah Junior. 

Emang bener„ senior sudah menjalani dunia itu lebih dulu„ dan mungkin menjadi lebih tahu banyak.. namun kepandaian yang telah dia dapat itu harusnya dipake buat ngajarin junior-juniornya.. bukan sebaliknya merasa lebih hebat dan bisa seenak jidat nginjek-nginjek junior.. makanya dari jaman SMP„ gw tuh udah nggak setuju yang namanya Masa Orientasi Siswa di skolah2 kalau acaranya pake bully..

“Kalau misalnya lw mau jadi senior yang nindas junior„ mendingan lw hidup sendiri deh.. ga usah cari masalah.. geli banget tahu~” 

Tapi, tidak selamanya yang namanya Senior itu selalu lebih pintar dan berkuasa di masyarakat. Walaupun sudah bertahun-tahun mencicipi asam garam laut (atau apapun peribahasanya gw lupa), tetap aja ada bagian yang senior tidak dapat kerjakan, dan sebaliknya junior mampu..

In fact„, banyak senior2 yang ternyata tidak mampu berbuat apa-apa buat junior2nya. gw punya temen yang sempet ke AMSEP (semacam pertemuan pelajar kedokteran asia pasifik) di Malaysia Sept 2011 ini, dan gw denger banyak cerita yang menarik dari dia.. ketika mereka snorkling, senior cowonya yang harusnya ngejagain dia selama acara, ternyata ga bisa berenang.. akhirnya temen gw ini yang malah jagain dia selama acara.. gw yang denger malah mikir: “itu senior2 nggak pernah dilatih yang sebelumny? aneh~ :D “

Maka dari itu„ Senior yang belajar dari Junior itu bukan hal yang memalukan. Terkadang„ gengsi yang menelan senior membuat mata mereka tertutup dari apapun itu yang ada di diri seorang junior. Senior sih bisa aja bilang begini: ”Mentang2 anak baru dateng, bisa seenaknya nyuruh2 gw” Lebih tepatnya bukan nyuruh senior.. tapi seniornya aja yang nggak mau belajar.

Yang terakhir yang mau gw sampaiin.. Arti Junior Senior itu apa sih???! pada akhirnya juga mereka sama2 belajar di jalur yang sama, dan keluar di gerbang yang sama.. bedanya kan cuman kapan mereka masuk dan kapan mereka keluar.. stelah masalah waktu itu selesai„ mereka akan kembali ke masyarakat yang tidak pandang bulu. Jadi sih„ mendingan kita sama2 belajar tanpa memandang rendah teman2 kita yang junior atau pun senior lah..

A TEXT POST

your personality is your own shoes

karakter mu, sikap mu, kebiasaan mu.. itu semua adalah sepatu mu. sepatu yang setiap hari dipakai untuk melangkah keluar rumah, untuk melindungi kaki mu dari benda tajam, becek lumpur, atau terik matahari.

ada pepatah yang mengatakan 

Move out of your comfort zone. You can only grow if you are willing to feel awkward and uncomfortable when you try something new.

~Brian Tracy~

artinya tidak lain adalah kita mau tidak mau harus keluar dari dunia tempat kita tinggal skarang. kita tidak bisa selamanya tinggal di rumah kita (comfort zone) dan tidak pernah kluar.. maka dari itulah manusia seringkali memberanikan diri untuk terjun ke masyarakat yang belum pernah dia masuki dan tumbuh berkembang di situ.

skarang, apa yang kita persiapkan sebelum kluar dari rumah? tentunya sepatu! sebuah alas kaki yang selalu membawa kita kemanapun kita keluar.

namun, apakah kita tahu kemana kaki kita akan melangkah? ke jalanan yang bertaburan beling-beling kaca yang membuat kaki kita luka-luka, atau ke jalan yang berlapiskan es dan membuat terpeleset?
di saat itulah, ketika sepatu kita salah, maka kita tidak mungkin bisa melangkah. bisa dibilang, sepatu kita menentukan apakah kita boleh melangkah atau tidak. 
dan cara satu-satunya kita melangkah ketika sepatu kita salah, adalah kembali ke rumah, berpikir dan mengganti sepatu kita yang lain. barulah kita bisa kembali keluar dan melangkah.

Sepatu itu bisa disamakan dengan karakter kita. ketika keluar dari rumah kita, dan menginjak di dunia baru di dalam masyarakat, maka mau tidak mau kitalah yang harus berubah. tidak memandang siapa yang telah berjalan duluan„ pada kenyataannya semua orang yang masuk ke dunia itu berhak mengubah jalan yang kita tempuh. perubahan itu tidak hanya dilakukan sekali. kita harus sering kembali ke rumah„ berpikir apa yang salah dan kurang dari kita sendiri, barulah mengambil langkah yang tepat seblum kembali ke masyarakat.

A TEXT POST

hidup mandiri atau hidup sendiri?

di skolah pun diajarin kalau manusia ga bakal bisa hidup sndirian. sehebat2nya manusia itu tidak akan bisa hidup sendiri.

terkadang gw melihat bnyak kasus manusia2 penyendiri yang bisa dibilang anti-sosial. tidak mau bergaul dengan orang lain, menutup diri dari pergaulan masyarakat. tapi mau dibilang nutup diri pun, dia masih aja keluar ke minimarket buat beli makanan, ketemu sama mbak kasir, terus bayar. sbatas itu doang pergaulan anti-sosial yang paling parah gw liat. artinya, anti-sosial jaman sekarang itu tetep aja bakal ketemu sama orang lain, mau nggak mau, tapi mereka tetep anti-sosial.. seandainya mereka membutuhkan manusia lain pun caranya adalah lewat dunia maya, internet yang skarang lagi ngetrend karena kepraktisannya.. tapi tetep aja ada manusia di blakangnya.. bingung kan?

kemudian ada satu konsep yang namanya “mandiri”, sebuah ketidak ketergantungan manusia terhadap manusia lain dalam arti tertentu. anak kecil bisa mandi sendiri, belajar sendiri tanpa disuruh mamanya itu namanya mandiri.. orang dewasa bisa cari uang sendiri tanpa ngemis orang lain, terus bisa membangun keluarganya tanpa campur tangan keluarga lain itu juga namanya mandiri..
definisi mandiri menurut gw yah, mampu menangani masalah pribadi secara pribadi. masalah orang lain kalau di urusin sih nggak ada hubungannya.

konsep mandiri dan anti-sosial emang sih jelas2 beda. tapi sering kali orang melihat itu memiliki kesamaan yang jelas; yaitu ada waktu selang di mana manusia lain itu tidak dibutuhkan.

orang yang merasa hebat (dalam arti mampu mengerjakan segala sesuatu di muka bumi ini sendirian) dan merasa tidak memerlukan campur tangan manusia lain sih bisa digolongkan ke salah satu alasan dari sekian banyak alasan manusia menjadi anti-sosial.  
orang yang merasa sedikit hebat dan tiba-tiba merasa tidak membutuhkan orang lain lagi, adalah bodoh. karena ketika dia membutuhkan orang di masa depan, dan orang merasa “dia kan udah jago sndiri, ngapain balik ke sini lagi?!”, maka dia tidak akan mendapat bantuan siapapun.
kecuali kalian bener2 bisa hidup sendiri di muka bumi ini, silahkan menjadi salah satunya.  

A TEXT POST

Welcome to id-kazaonostory.tumblr.com

Selamat datang di blog baru gw, sebuah kelanjutan dari blog kazaonostory.tumblr.com dalam bahasa Indonesia. 

Alasan gw membuat blog baru ini adalah pertama gw mau melanjutkan blog gw yang dulu pernah dibuat, bernama “L.I.F.E.”, sebuah blog motivasi buat temen2 yang menceritakan tentang perjuangan dalam hidup. Pertanyaannya knapa sengaja di cabang? karena gw mau blog yang ini itu bisa fokus di artikel-artikel. Jadi orang yang baca pun, ga harus bongkar2 gambar yang lain2, yang mungkin ga ada hubungan dengan motivasi ini. 

Alasan kedua gw sengaja membuat cabang dari kazaonostory.tumblr.com karena gw sadar, ada banyak hal yang mungkin tidak bisa diungkapkan dengan jelas dengan bahasa lain. Kalau di kazaonostory.tumblr.com, ada banyak skali post yang dalam berbahasa jepang, dan selebihnya hampir semua berbahasa inggris.

Agar gampang menghafal URL blog ini, gw buat nama URLnya ditambahkan “id-” sehingga menjadi id-kazaonostory.tumblr.com. ID berarti Indonesia, yang maksudnya blog ini kebanyakan di tulis dalam versi bahasa Indonesia. Cara penulisan gw juga mungkin bakal seenak jidat, maksudnya bukan merupakan Ejaan yang dibenarkan. kadang nggak pake tanda besar atau huruf2nya disingkat2. Jadi mohon maklum yah, karena jarang2 gw bisa menulis dengan bebas. :D

Isi dari blog ini„ nggak semuanya diterjemahkan ke main blog gw, atau merupakan terjemahan dari main blog. Jadi memang agak repot, tapi kalau mau ngejer semua cerita2 di gw, harus bolak2ik 2 blog ini.. karena gw mau mempertahankan 2 suasana di dalam 2 blog ini secara personal.

Kemudian, fitur di tumblr yang bisa “ask and submit” di blog ini, gw blok. alasannya gara-gara theme yang gw pake di blog ini jadi nggak bagus.. gomen~ tapi gw menerima skali masukan dari temen2. jadi tolong klik di kazaonostory.tumblr.com ke Ask and Submitnya. 

Gw nggak mengharapkan tulisan ini harus dibaca oleh banyak orang banyak sesegera mungkin, tapi suatu hari pun orang akan melihat tulisan ini. kalau kalian punya tumblr ID, please follow di sini. 

Sekian dan thanks~

kazao_no_story
(Andre Zaoputra)