siapa yang bisa memadamkan kebakaran?
Sebelumnya, mungkin akan aneh sangat aneh bagi teman2 yang mikir klo knapa gw harus pake perumpamaan kebakaran di rumah terus2an.. bukan berarti gw suka kebakaran atau rumah gw pernah kebakaran.. tapi “kebakaran” melambangkan masalah yang bisa menghancurkan sesuatu. bisa rumah, bisa juga hidup seseorang..
nah~
kalau misalkan rumah anda kebakaran, kepada siapa anda meminta saran tentang bagaimana cara memadamkan rumah?
jawaban dari masalah ini tidak cuman 1. tentu saja banyak yang benar, tapi apakah itu yang paling baik?
Misalkan, tanyalah kepada kluarga yang rumahnya tidak pernah kebakaran, aman damai sentosa. Bukti kalau mereka bisa menjaga rumahnya adalah kebakaran itu tidak mengganggu kehidupannya. Mereka mungkin bisa memberikan tips bagaimana untuk tidak sampai terjadi kebakaran. Tapi yakinkah anda kalau mereka bisa bisa memberikan langkah cara memadamkan kebakaran di rumah?
Mereka yang tidak pernah menghadapi masalah di dalam hidupnya belum tentu bisa mengatasi masalah ketika bencana itu datang di waktu yang tidak terduga.
Misalkan, tanyalah kepada keluarga yang rumahnya pernah kebakaran. Tentu saja mereka telah menghadapi masalah itu di depan mata, dan mereka pun telah kena sakit dan susahnya penderitaan itu. Mereka bisa menceritakan apa yang terjadi ketika rumahnya kebakaran. Tapi apakah mereka bisa menceritakan bagaimana langkah2 yang tepat untuk memadamkan api yang membakar rumahnya saat mereka sedang histeris, dan menyerahkan semuanya kepada pemadam kebakaran?
Mereka yang pernah terlibat dalam masalah atau mungkin sedang terlibat dalam masalah, belum tentu bisa mengatasi masalah itu ketika bencana datang kedua kalinya..
Misalkan, tanyalah kepada orang yang sedang belajar untuk menjadi pemadam kebakaran yang belum pernah terjun ke lapangan. Mereka memliki semua teori di dalam otak yang telah tersusun rapi. Tapi sebenarnya apakah teori2 tersebut berlaku untuk semua medan? Tentu saja ada tindakan yang harus diambil di saat2 darurat. Dan pengalaman itu hanya bisa didapat ketika mereka telah terjun langsung dan memadamkan api dengan tangannya sendiri, bukan yang tertulis di dalam buku tulis, ataupun yang diajarkan guru, atau bahkan yang dipikirkan sendiri yang belum tentu benar atau tidak.
Maka dari itu, kalau kamu bertanya kepada gw, kepada siapa gw harus bertanya bagaimana cara memadamkan api, jawaban yang akan saya berikan adalah
bertanya langsung kepada pemadam kebakaran.
Jawaban yang terlihat bodoh, atau mungkin tentu saja ga perlu di tanya lagi, sudah pasti pemadam kebakaran. Alasannya sangat simpel. Mereka telah memadamkan api. Diantara semua orang yang telah gw tulis di atas; orang yang rumahnya belum pernah kebakaran, atau orang yang rumahnya sudah kebakar, atau orang yang belajar menjadi pemadam kebakaran, berapa orang dari mereka yang telah berhasil memadamkan api?
Begitulah bagaimana kita seharusnya berpikir jernih menyikapi masalah2 dalam hidup kita dan meminta bantuan.. bukan berarti orang yang dekat dengan kita itu adalah orang yang paling benar untuk dimintain saran. ada baiknya kalau kita tidak usah terlalu mendengarkan mereka, dan hanya berfokus kepada yang benar supaya kita tidak menjadi bimbang dan ragu akan hal yang benar.
